
Selasa, 19 Agustus 2025, Kejaksaan Negeri Bima telah melaksanakan Pemusnahan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum yang Telah Mempunyai Kekuatan Hukum Tetap (Inkracht).
Barang Bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari 90 Perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dengan rincian:
– Tindak Pidana OHARDA sebanyak 5 perkara
– Tindak Pidana KAMTIBUM sebanyak 11 perkara
– Tindak Pidana TPUL sebanyak 12 perkara
– Tindak Pidana Narkotika sebanyak 62 perkara
Adapun rincian barang bukti yang dimusnahkan pada kegiatan tersebut antara lain:
– 9 (sembilan) buah anak panah
– 5 (ima) buah Parang
– 3 buah tombak
– 15.000 (lima belas ribu) butir Tramadol
– 6 (enam) unit senjata api rakitan laras pendek
– 1 pucuk senjata api rakitan Laras panjang
– 3 butir amunisi mouser kaliber 5.5 mm
– 10 butir amunisi AK cakiber 7.62 x 39 mm
– 2 butir proyektil kaliber 5.56 mm
– 11 butir selongsong peluru kaliber 5.56 mm
– 12 butir amunisi kaliber 5.56 mm
– 3 butir amunisi kaliber 6.4 mm
– 2 butir amunisi kaliber 6.6 mm
– Shabu-shabu seberat 0,44 gram (sisa laboratorium).
– Pakaian, bong, dan barang bukti lainnya.
Barang bukti berupa amunisi dan proyektil diserahkan pada Pasi Intel Kodim 1608/ Bima untuk dimusnahakan dengan rincian sebagai berikut:
– 3 butir amunisi mouser kaliber 5.5 mm
– 10 butir amunisi AK cakiber 7.62 x 39 mm
– 2 butir proyektil kaliber 5.56 mm
– 11 butir selongsong peluru kaliber 5.56 mm
– 12 butir amunisi kaliber 5.56 mm
– 3 butir amunisi kaliber 6.4 mm
– 2 butir amunisi kaliber 6.6 mm
Selain melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti, Kejaksaan Negeri Bima juga melaksanakan publikasi secara langsung kepada masyarakat terkait barang rampasan negara yang akan dilelang melalui KPKNL Kota Bima, masyarakat dapat melihat kondisi barang secara langsung serta menyaksikan proses pemusnahan barang bukti.


